Ticker

6/recent/ticker-posts

Warga Jln.Parit Bugis Pelintung 5 Tahun Gunakan Listrik Tanpa Tiang PLN

Marpaung
Ketua Investigasi LSM GERAK Indonesia Dumai
Dengan Menggapai Kabel Listrik

Pimpinan Umum Media EraPublik.com
Muhammad Budianto
Menunjuk Kabel Listrik Yang Sangat Mudah
Dapat Digapai Oleh Siapapun

DUMAI - Listrik merupakan suatu kebutuhan penting bagi masyarakat, selain untuk penerangan rumah, juga dipergunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Namun bagaimana jika listrik yang digunakan tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dikarenakan tidak adanya tiang Listrik untuk aliran Kabel berarus tinggi.

Itilah yang dirasakan oleh 12 rumah di Jln.Parit Bugis bagian ujung, di Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai.

12 rumah ini menikmati arus listrik dengan arus naik turun yang tidak stabil, sebab mereka hanya menggunakan kabel arus untuk pemasangan KWH saja dari tiang PLN terkahir, kemudian kabel-kabel tersebut juga dapat digapai baik anak-anak maupun orang dewasa, sehingga dapat berpotensi membahayakan nyawa manusia.

Selain itu juga, ada pula Kabel Listrik PLN yang berarus tinggi terjuntai kebawah terlepas dari tiang, yang sudah 2 Tahun lamanya tidak diperbaiki oleh pihak PLN Dumai.
Hal ini disampaikan Eka Suadarma alias Marpaung yang merupakan salah satu konsumen yang juga sekaligus seorang Ketua Investasi LSM Gerakan Anti Korupsi (GERAK) Indonesia.

Menurut keterangan Marpaung kepada Media EraPublik.com Selasa (08/01/2019) dilapangan, bahwa warga sudah sering menyampaikan keluhan tersebut ke Petugas PLN yang selalu mengontrol KWH Lampu, namun hingga kini keluhan tersebut hanya di anggap angin lalu.

"Hampir 5 Tahun kami merasakan arus listrik tidak stabil (Arus Naik Turun), akibat tidak adanya tiang listrik PLN yang mengaliri arus tinggi. Sehingga kabel-kabel listrik yang mengalir kerumah-rumah warga banyak tergantung di pepohonan," ungkap Marpaung.

"Karena tiang PLN terakhirnya yang mengaliri listrik dari rumah kerumah, termasuk rumah saya ini mulai dari panjangnya 70 Meter, 100 Meter dan bahkan mencapai 500 Meter tanpa tiang, PLN" gumam Ketua Investasi LSM GERAK Dumai ini.

Lanjutnya,"Untuk itu, kami berharap pihak PLN Dumai tidak mengabaikan keluhan warga disini. Dan dapat merealisasikan tiang PLN yang mencapai 10 tiang, karena walau bagaimanapun juga, kami adalah pelanggan PLN Dumai yang terdaftar di Negara, bukan pengguna illegal." tegas Marpaung.

Terkait hal ini, Harno Manager PLN Cabang Dumai saat dikonfirmasi via Whatsappnya, menjawab singkat. 

"Kondisi kabel akan kami perbaiki," jawab Manager PLN cabang Dumai ini, Rabu (09/01/2019) dengan singkat.

Namun ketika sang Manager di konfirmasi kembali dengan konfirmasi,

"Permasalahan inti yang dikeluhkan masyarakat pengguna Listrik adalah, bukan masalah kabel induk yang terlepas dari tiang. Namun permasalahannya adalah, sudah 5 tahun warga konsumen PLN tersebut tidak menggunakan tiang, sehingga hanya menggunakan tiang alakadarnya. Dan sudah beberapa kali di infokan ke Petugas PLN ketika kroscek KWH, namun tak direspon alias hingga kini tak terealisasi,".

Dari konfirmasi yang diajukan oleh Media EraPublik.com kepada Manager PLN Cabang Dumai, hingga berita ini diterbitkan, sang Manager belum menjawab.




Penulis: Budi.